Liburan Ke Bandung Bersama Sahabat
Linda bersama ketiga sahabatnya sudah bersiap berangkat ke Bandung dengan kereta Ciremai jam 07.55 berangkat dari Semarang . Mereka sarapan di KFC yang berada di stasiun Tawang . Kereta mulai jalan dengan pemandangan di luar Semarang masih melewati perumahan pedesaan juga pemandangan persawahan yang menghijau nikmat dipandang mata.
Perjalanan menuju Jawa Barat melewati perbukitan, persawahan, jembatan terowongan underpass juga beberapa kali kereta berhenti untuk menurunkan ataupun menaikkan penumpang di beberapa stasiun . Perjalanan selama 7 jam lebih diselingi makan siang di kereta, mereka sangat menikmati perjalanannya.
Linda, Anita, Putri dan Lisa sudah sepakat dengan tabungan uang mereka untuk melakukan perjalanan jauh-jauh hari , mereka menginap di Hotel The 101 yang sudah mereka booking jauh-jauh hari dalam rangka liburan SMA yang amat ditunggu-tunggu . kamar yang conekting sangat cocok dengan mereka berempat, tapi mereka lebih cocok dengan kamar 1 dan dua dua orang di lantai 2 sangat ideal , mereka mengandalkan internet untuk mendapatkan lokasi wisatanya .
Jam 3 sore mereka sudah tiba di The 101 Bandung dan beristirahat selama 3jam agar tubuh kembali normal. Linda sudah memesan grap untuk perjalanan wisatanya di malam hari yaitu di Mycelia Bangsa Mycelia tinggal di hutan dan terlahir dari serpihan Jiwa bangsa batu di masa lampau. Mycelia suatu hutan misteri yang berada di Lembang, mereka berangkat habis maghrib dan menyewa grap selama 5 jam sebesar Rp 440.000 karena Mycelia tutup jam 22.00 jadi harus dimanfaatkan benar-benar .
Mycelia memang menawan dengan penerang lampu redup dan menghiasi pepohonan yang kadang terang, mereka banyak mengambil foto dengan keindahan malam . Jembatan menarik tatanannya bisa melihat mencakup keindahan alam sekitarnya , mereka berselfi sambil menikmati suasana yang hujan rintik-rintiktapi tak menghalangi wisata malam, bebatuan dan miniatur jamur bertebaran beraneka macam jamur dan batu menghiasi keindahan malam yang berhawa sejuk kota Lembang. Banyak kurcaci-kurcaci yang menghiasi pemandangan malam. Banyak stand disana seperti stand penyakit kanker, stand lingkungan dan masih banyak lagi. Mereka langsung pulang setelah puas mengambil foto menikmati keindahan malam mycelia dan langsung istirahat tudur karena esok hari masih ada kegiatan lagi.
Anita dan Lisa buru-buru mandi dan gantian dengan Putri serta Linda yang mandinya paling akhir, mereka segera menyewa grap menuju kulineran di bubur DPR yang viral di kota Bandung, buburnya bervariasi dengan toping seperti daging saikoro ataupun jamur bervariasi wow nikmat sekali dengan pengunjung yang membeludak dengan ruang makan yang terbuka dan ada yang tertutup juga jadi bisa melihat pemandangan luar dengan jalan yang teduh di waktu pagi makan sat mangkok rasanya sudah kenyang tapi ingin menyantap lagi karena keenakan tapi perut sudah tak muat .
Jam 09.00 mereka lanjut ke The Gread Asia-Afrika kira-kira satu jam perjalanan menuju The Gead Asia-Afrika dari membeli ticket sampai mengunjungi mengelilingi stand seluruh kawasan Asia Tenggara dan Afrika, Putri dan Anita tertarik untuk menggunakan jasa hanbok Korea di stand sedangkan Lisa dan Linda memilih menyewa pakaian dari Jepang . Mereka nampak bak putri-putri Korea dan Jepang yang cantik dan modis bak model sungguhan , amat menarik sekali mereka yang kadang ditonton pengunjung lainnya karena mereka tertarik dengan gaya dan action mereka berempat yang berbeda lokasi pemotretannya menurut pemandu gaya arahan masing-masing negara . Lisa action di dekat kolam sambil memakai pakaian yang hendak bertarung menggunakan pedang sedangkan Anita mergaya di pinggir kincir dengan air yang gemericik sedangkan Linda kesulitan berjalan yang memakai sandal bakiak sehingga nampak malu-malu tapi malah mirip putri Jepang yang pemalu. Tak terasa haus dan lapar mulai muncul disaat teriknya matahari. Mereka mengembalikan semua pakaian di studio masing-masing setelah selesai pemotretan dan mencari tempat makan yang berada di lantai 3 smbil menikmati keindahan stand India dengan musiknya yang khas aca aca nehi nehi .
Mereka sambil mencari beberapa souvenir untuk hiasan kamar masing-masing, sebenarnya mereka ingin sekali naik kereta macam sepeda yang tak dionthel sendiri dan berjalan menggunakan mesin yang melewati beberapa stand dengan pemandangan yang berlainan tentunya, sayang mereka sudah kecapaian sedang waktu begitu sempit da mereka hanya bisa mengambil fpto dan video lewat hape masing-masing dan segera menuju ke Trans studio untuk menikmati suasana disana dengan luncuran air yang hampir tegak lurus sangat mendebarkan dengan guyuran airnya yang menentramkan hati.
Mereka juga naik wahana perahu terbang serta dunia misteri dimana Lisa paling penakut dengan kegelapan serta suara horor setelah itu mereka tertawa bersama sungguh geli serta takut perasaan mereka yang campur aduk.
Mereka makan malam di restoran Pascal dengan masakan soto Betawi, Lisa dan Putri memilih sup iga bakar sambil mendengarkan musik live dengan penyanyi lokal Bandung yang saat itu melatunkan tembang lagu Mandarin dengan suara merdu mendayu-dayu dengan lagu Goodbye my lovenya Theresa Teng yang terkenal itu, sayang panggung livenya yang berada di tepi kolam terkena rintikan hujan jadi dialihkan ke dalam resto. Anita agak kecewa karena dia mau rekues lagu tapi malahan panggungnya sudah bubaran dn dipindahkan . Anita masih menikmati soto Betawi dan emping sebagai topingnya .
Capek seharian mereka segera balik di The 101 dan segera mandi. Linda dan Anita keluar sebentar untuk membeli oleh-oleh buat keluarga mereka yang di Semarang seperti pisang balen, peuyeum Bandung juga roti coklat karena esok hari mereka segera pulang ke Semarang . Jam sebelas malam Linda dan Lisa sudah kembali di The 101 , sedangkan Lisa dan Putri sudah tidur nyenyak .
Jam lima pagi Lisa dan putri sudah bangun dan mengecek pembelian oleh-oleh dan menata pakaian serta perbekalan yang akan dibawanya pulang .
Linda dan Anita gantian mandi da ikut membereskan yang akan check out jadi mengecek barang-barang secara pasti jangan sampai ketinggalan . Mereka segera menuju stasiun Bandung yang berudara sejuk. Empat sahabat tersebut akan menaiki kereta Harina jam 10.30 dan masih ada waktu untuk sarapan KFC di stasiun Bandung sambil menunggu kesiapan Kereta Harina . Mereka segera menuju kereta Harina yang sudah siap dengan pramugari yang cantik-cantik menyambutnya .Ticket dicocokkan pada kursi yang berada dikereta masing-masing. Tepat pukul 10.30 kereta berangkat menuju kepulangannya ke Semarang dengan membawa sejuta kenangan dan kesegaran kembali memasuki sekolah lagi. Dan masih ada sisa uang tabungan mereka yang akan dipakai untuk perpisahan setelah mereka lulus SMA , semua sudah dirinci oleh Linda dan Anita juga disetujui oleh Putri dan Lisa.



