Putri Pelangi Dalam episode Putri JinYu Kaguya
Putri Jinyu Kaguya adalah saalah satu putri dari Dewa Surya , dia begitu manja sehingga membuat iri saudara-saudaranya. Dewa Surya selalu memberikan hadiah-hadiah jika berada di tempat lain , meskipun Dewa Surya juga memberikan kepada yang lainnya pula tetapi Kaguya selalu diberikan yang istimewa setiap apa yang diberikan dewa Surya selalu terpancar indah bila dipakai Kaguya. Lain bila diberikan kepada saudaranya yang lain , meskipun dewa Surya juga memberikan yang sama dengan yang lainnya. Dewa Surya tak membeda-bedakan dengan yang laiinya antara Kaguya dan yang lainnya sehingga membuat iri saudaranya yang lain. Intinya Dewa Surya tak membeda-bedakan hanya penampilan mereka saja yang membuat berbeda tampak lain
Suatu hari Kaguya mendapatkan hadiah yang lain yaitu berupa sebuah mahkota yang berkilauan tapi cuma satu buah mahkota dan itu diberikan kepada siapa yang pertama kali menyambut kedatangannya dari pulang tempat yang jauh , ternyata Putri Kaguya yang menyambutnya dengan uluran tangan dan pelukan kepada ayahandanya yang langsung memberikan hadiah tersebut setelah pulang dari meditasi di tempat yang jauh . Putri Kaguya bahagia sekali menerimanya tapi dia tak mendengarkan pesan ayahandanya karena saking bahagianya dan Putri Kaguya langsung memamerkan hadiah tersebut kepada saudarinya Kamilla dan lie Mo Wang. Mereka berharap juga untuk mendapatkan sehingga Dewa Surya menceritakan kalau cuma mendapatkan sebuah mahkota yang akan diberikan kepada yang bertama menyambutnya dan mereka menerimanya meskipun ada sedikit rasa iri terhadap Putri Kagoya . Putri Kaguya sangat senang sekali sedangkan saudaranya mendongkol kepada Putri Kaguya.
Kamilla meminjam mahkota tersebut karena betapa sangat kemilaunya , rupanya Kamilla punya maksud untuk memiliki mahkota tetapi dengan jalan lain ,Kamilla bersama saudaranya Lie Mo Wang menyembunyikan dan lalu membuangnya sementara Kaguya masih bercada dengan ayahandanya.
Mereka mengobrol dan rindu bertemu dengan ayahandanya, ketika jelang tidur Kaguya teringat akan mahkotanya, maka dia berlari ke kamar kakaknya Kamilla tapi Kamilla mengatakan sudah dikembalikan kepada Kaguya, tentu saja Kaguya bingung karena dari tadi bersama ayahnya bergurau lalu Kaguya menemui kakaknya Lie Mo Wang jawaban sama sudah dikembalikan, Kaguya sangat cemas dia kembali ke kamarnya dan menangis sambil mencari mahkota tersebut.
Pagi harinya Kaguya sedang membuat minuman untuk ayahandanya Kamilla datang untuk membantu mempersiapkan sarapan lalu membicarakan tentang mahkota yang belum diketemukan lalu mereka bersitegang tapi Kaguya mengalah karena dikeroyok oleh kedua kakaknya, dalam keadaan pilu dia meratap ingin sekali mengutarakan kepaasa dewa Surya, tapi Kaguya takut pasti akan marah ayahandanya. Dikamar Kaguya menangis karena capeknya memikirkan mahkota tersebut berada .Waktu makan pagi Kaguya belum keluar dari kamarnya tentu saja dewa Surya bertanya kepada kakaknya yang dijawab ” Paling lagi asik berkaca memandangi mahkota indahnya ” . Dewa Surya terdiam dan selesai makan langsung menuju kamar Kaguya karena perasaannya tidak enak. Begitu kamar dibuka Kaguya sedang menangis tersedu sambil memeluk gulingnya. Dewa memperhatikan mukanya yang matanya nampak sembab ” Ada apa dengan putrinya…? ” Dewapun menanyakan kesedihan apa yang terjadi pada putrinya Kaguya yang kaget ketika ayahandanya berada di kamar. Dengan menangis Kaguya menceritakan kejadian kemarin tentu saja Dewa Surya amat marah karena putri Kaguya tak mengindahkan pesan ayahandanya.
Ketiga putrinya dikumpulkan dan Dewa Surya menceritakan kalau dia cuma mendapatkan sebuah mahkota yang akan diberikan kepada putrinya yang datang pertama kali menjemput kedatangannya lalu dewa menanyakan ” Apakah kalian berdua marah atau iri kepada Kaguya ? ” . Mereka tidak marah dan menerimanya .Dewa Surya marah kepada putri Kaguya dan disuruh mencarinya sampai ketemu dan dibantu oleh kakak-kakaknya. Kamilla dan Lie Mo Wang saling pandang dan tersenyum karena berhasil membuat dewa Surya marah dengan Kaguya. Mahkota tersebut sangat bermanfaat bagi langit dan seisinya yang akan tunduk jika memakai mahkota tersebut . Dewa Surya amat menyesali Kaguya yang tidak mengindahkan pesannya dan memamerkan kepada kakak kakaknya . Untung saja dewa belum mengatakan kata kuncinya memakai mahkota tersebut
Dewa Surya meditasi di dalam kamarnya untuk mencari keberadaan mahkota tersebut dan ternyata disembunyikan oleh Kamilla dan dibuang oleh Lie Mo Wang yang melakukan persekongkolan , Lie Mo Wang membuangnya di danau berharap tak diketemukan.
Dewa Surya amatlah marah karena khawatir kalau diketemukan oleh siluman jahat maka, Kaguya diperintahkan mencari mahkota tersebut di danau dan disuruh bertapa selama 200 tahun untuk menebus kecerobohannya. Kaguna menangis merasa dipenjara oleh ayahandanya dibuang kedanau di Bumi, sementara saudaranya pura-pura bersedih karena akan ditinggalkan adiknya Kaguya .
Dengan linangan air mata Kaguya terbang meninggalkan langit menuju ke Bumi , air matanya terus berurai menyesalinya , burung Rajawali sangat iba melihatnya dan memohon kepada Dewa untuk menemaninya turun ke Bumi, Dewa Suryapun memberikan perintah untuk menemani di Bumi. Kaguya menaiki punggung Rajawali dan mengantar serta menuju danau di Kanton sekarang ini menjadi negara China . Ternyata dewa Surya sudah menanti di danau Kanton dan memberi nasihat kepada putrinya .
Karena kesalahannya memamerkan mahkota dan Kaguya harus menemukan mahkota tersebut, sekali lagi Kaguya menangis dan meminta maaf karena kecerobohannya. Dan Dewa Surya akan meninggalkan tempat tersebut taktega melihat putrinya menjadi seekor ikan emas (Jinyu ) Kaguya . Burung Rajawali tetap menunggu dipinggir danau sampai Kaguya berubah menjadi seekor ikan emas dan terjun ke danau
Burung Rajawali selalu mengawasi danau siang malam tak pernah lelah karena sudah menjadi perintah dewa. Sepeninggal Kaguya lingkungan bermain sepi , Kamilla dan Lie Mo Wang dilarang memasuki kamar dan mereka disuruh meditasi membantu mencari mahkota yang dibuangnya, mereka saling pandang dan tersenyum geli, mereka tak tahu kalau diperhatikan ayahandanya . Dewa Surya tahu kalau mereka membohonginya. Ketika mereka keluar menuju taman dewa Surya melemparkan sesuatu ke arah Putri Kamilla dan Putri Lie Mo Wang sehingga membuat badannya tak bisa digerakkan , keduanya menangis karena telah menjadi patung penghias taman.
Istana Langitpun gempar dengan adanya patung putri dewa Surya yang berada di taman . Penata taman menangis sambil memegangi kedua putri tersebut dengan tangisan yang menyayat hati sampai gugur dedaunan , dengan nyanyian sunyinya penjaga taman memohon memohon kepada dewa untuk mengampuni ketiga putri Dewa Surya , karena penata taman tahu benar kalau ketiga putri itu yang membuatnya nyaman karena kebaikannya tetapi dia juga tahu kalau ulah mereka sehingga putri Kaguya terisolasi dengan istana. 200 tahun lamanya mereka akan menjadi patung dan penata taman selalu menangis bila membersihkannya. Tangisan Putri Kamilla dan Putri Lie Mo Wang tak terdengar bertahun-tahundan hanya dewa Surya yang mendengarnya.
Halilintar dan salju dari pangeran Poochian Ko dan Pangeran Ming Lo Keon menyambar patung Putri Kamilla dan Putri Lie Mo Wang sehingga mereka bisa bergerak lagi. Dewa Surya datang dan hujan salju berhenti sedangkan putrinya sudah berada di dalam kamarnya untuk bertukar pakaian .
Kamilla dan Lie Mo Wang segera bersimpuh memohon ampun atas segala kesalahannya pada ayahandanya sehingga Putri Kaguya hengkang dari langit, Dewa Surya tak bisa apa-apa dan cuma terdiam karena masih membawa beban kemarahan . Dewa Surya matanya sembab teringat akan Putri Kaguya, Putri Kamilla memohon pada Dewa Surya agar diizinkan menengok adiknya Putri Kaguya .Sepontan mata Dewa Surya yang sembab menjadi ceria dan Dewa Surya ingin menemui Putri JinYu Kaguya . Kedua putrinya bersuka cita karena berhasil membuat dewa Surya tersenyum lagi .




