Fantasi

Putri Pelangi Dalam episode Ular Phyton dan Ular Kobra

Kisah ini diawali dengan perkelahian dua ekor ular besar yang ingin saling membunuh ,air danau bergelombang karena gerakannya yang dahsyat . Mereka saling luka dan berdarah-darah …suara lengkingannya menakutkan penduduk yang mendengarnya . Mereka takut untuk menyaksikan pertarungan itu . Sudah seminggu mereka berkelahi dan mereka saling luka serta berdarah-darah bekas gigita mereka .

Darah yag berceceran ditubuh ular tersebut membuat air danau yang dulunya berwarna hijau kebiru-biruan jadi berwarna kemerahan itu karena mereka berebut mustika keabadian hidup selama-lamanya . Perkelahian tersebut membuat seekor ikan yang tengah bertapa terganggu , demi keamanan penduduk air danau yang mengalir bak sungai warna merah tersebut tentu amat mengawatirkan mereka .

Maka ikan tersebut keluar untuk mendamaikan kedua ular tersebut tapi dalam perjalanan sang ikan menemukan mustika tersebut dalam sebuah kerang , tapi kerang tersebut segera mengatupkan cangkangnya karena khawatir, mustika tersebut yang dititipkan sang ular akan diambilnya.

Ikan tersebut adalah jelmaan dari seorang Dewi yang dikutuk mejadi seekor ikan emas karena kecintaannya terhadap harta kahyangan dan ingin mendapatkan perhiasan tersebut sebagai kehormatan. Sang Dewa murka dan sang Dewi dikutuk menjadi ikan emas( JinYu ) dan akan kembali ke wujud asalnya jika sudah bertapa selama dua ratus tahun. Sang Dewi sebetulnya sudah bertapa selama 190 tahun tapi terganggu akibat pertarungan ular tersebut.

Dua ekor ular tersebut adalah perwujudtan dari pangeran-pangeran dari negeri Kanton yang berjuang demi rakyatnya. Kedua ular tersebut akhirnya pingsan karena kelelahan dan berubah menjadi ujud manusia dan berada ditepian danau tersebut.

Rupanya Dewa mengambil tubuh pangeran-pangeran tersebut dan memenjarakan disuatu pagoda yang terpisah dari negeri Kanton . Dan air danaupun kembali berubah menjadi biru kehijauan seperti warna aslinya , sang Dewipun kembali bertapa Dalam pertapaannya sang Dewi masih terpikirkan mustika yang tersimpan di katup kerang tersebut tapi dia harus menyelesaikan pertapaannya yang tertunda sementara sang kerang takut mengangkat mustika tersebut karena terlalu berat hingga mengatupkan cangkangnya terus takut diambil seseorang.

Dewa mengabulkan doa sang Dewi yang bernama Jin Yu Kaguna yang biasa disapa JinYu atapun Kaguna .Tubuh ikan mas menunjukkan kemewahan maka dewa merubahnya menjadi ikan koi atau Jinli yu berwarna merah keemasan dan bercemong hitam pada ekornya . Jin Yu Kaguya tetap berterima kasih karena sudah di bebaskan tetapi tetap menjalankan kehidupan sebagai Jinli Yu karena untuk mengganti pertapaannya yang masih sepuluh tahun karena olah perkelahian ular phyto dan ular kobra tersebut dengan wujud sebagai Jinli Yu .

Pangeran Poochian Ko yang mewarisi ular phyton dibawa prajurit langit ke penjara di puncak gunung sisi kanan Kanton sedangkan Ming Lo Keon yang mewarisi ular cobra yag ganas berada di sisi kiri Kanton .Mereka saat ini sedang berlatih diri di dalam pagoda untuk mengamankan ilmunya degan wujud akhir seorang manusia tubuh ular berada di dalam danau. Halilintar dan petir saling menyambar ketika pangeran Poochian Ko mengerahkan ilmunya .

Ming Lo Keon tak mau kalah dengan hujan saljunya yang membuat kulit cobra semakin tebal dan mengeras karena udara digin yang menerpa , Dewa amat marah karena mengganggu ketenangan dalam bermeditasi maka pangeran Poochian Ko dan pangeran Ming Lo Keon dimasukkan dalam bola kristal dalam wujud kecil.

Penghuni langit mengakui kehebatan Poochian Ko dan Ming Lo Keon sehingga mereka ingin segera membuangnya ke bumi agar tak mengganggu aktivitas langit dengan kekuatannya kembali netral,maka keduanya dipanggil oleh dewata kalau mereka akan dikembalikan ke dunia dengan syarat mereka akan kehilangan ilmunya dan kembali menjadi manusia biasa.

Poochian Ko dan Ming Lo Keon pun setuju( dari pada di pejara), tapi mereka tetap bisa menjadi ular sebagai leluhurnya . Dewa bisa mewujudkannya tapi mereka akan menjadi bangsa siluman. Poochian Ko dan Ming lo Keon setuju, maka mereka segera dikeluarkan dari langit dan tak menjadi anggota langit lagi hal ini tak diketahui oleh mereka berdua dan mereka diletakkan di kawasan hutan yang terpisah dalam wujud seorang bayi yang berada di Kanton Barat dan Kanton Timur.

Bayi Poochian Ko ditemukan oleh tukang kayu di tengah hutan yang di kerumuni ular sudah di usir pergi, anehnya Poochian bayi sudah bisa bicara dan meminta nama Poochian Ko. Tentu saja tukang kayu yang bernama Hanqi tersebut heran menemukan bayi ajaib yang diserahkan pada istrinya. Baru seminggu bayi Poochian Ko sudah besar yang membuat Hanqi takut tapi istrinya senang , dengan hadirnya Poochian Ko jualannya lancar serta laris manis karena dibantunya cuma sayang semasa bayi sampai besar makanan Poochian Ko binatang kodok atau bagkai .

Penemu bayi Ming Lo Keon adalah seorang pedagang yang sedang lewatdi hutan dia berama Mailing Wok sedang suaminya menurut saja karena Mailing Wok orangnya judes jadi suaminya selalu menurut dan ikut senang kalau istriya senang .

Poochian Ko remaja sangat gagah dan manis tetapi sayang mudah marah kalau Ming Lo Keon ganteg orangnya tapi suka berkelahi membuat Mailing Wok bersedih karena selalu medapat aduan dari orang lain tapi Ming Lo Keon tak perduli bahkan menantang orang yang memusuhinya dan menghajar orang yang ikut-ikutan memusuhinya dari sinilah terlihat ciri siluman yang memakan orang yang memusuhinya dengan menyedot hawa murni lewat mulut korban hingga tinggal tulag belulang.

Poochian Ko membantu ibunya dan melindungi dari orang yang hendak merampoknya, dan menyedot sukmanya sebagai penghidupannya dan dia bahkan berani melakukan dihadapan orang tua angkatnya, tentu saja Hanqi dan istri bingung bin heran serta takut dengan kelakuan Poochian Ko yang mirip dengan watak siluman.

Hanqi dan istri lalu mengajak suaminya lari karena mereka mengira siluman dan pertumbuhanyapun menganehkan serta dari bayi makanannya memilih sendiri yaitu bangkai dan merekapun memutuskan melarikan diri walaupun mereka tak memiliki anak karena takut kalau suatu saat mereka akan dibunuh Poochian Ko lagian Poochian Ko bukan darah dagingnya sendiri mereka akhirnya melarikan diri begitu juga Mailing Wok sama-sama melarikandiri.

Poochian Ko dan Ming Lo Keon sangat bersedih karena orang tuanya menghilang dan mencarinya semua orang yang melihat mereka pada lari dan ngumpet mencari perlidungan. Karena kesendiriannya Poochian Ko da Ming Lo Keon melakukan meditasi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button
Close

Adblock Detected

Support Kami Dengan Mematikan Adblock