DramaFiksi

Pendusta

Marissa mendapat telepon dari Adam kalau dia akan dijemput untuk makan siang di resto Tempayan Heritage jalan Teuku Umar. Marissa sambil menyelesaikan pekerjaannya dan menunggu kekasihnya Adam mulai terasa lapar , sebetulnya dia ingin makan di kantin kantornya tapi tak enak menolak ajakan kekasihnya yang tulus menjemputnya . Di lobi kantornya Marissa menunggu jemputan Adam , karyawan yang berlalu lalang ada yang menggoda dan ada pula yang mengajak keluar bersama tapi Marissa menolaknya dengan senyuman dan gelengan kepalanya dengan rambut tergerai indah dia mempersilahkan mereka berangkat duluan . Akhirnya jemputan itu sampai juga di halaman kantornya .

Adam keluar dari mobil tapi pintu sampingnya juga terbuka dan keluarlah seorang wanita yang akan duduk di belakang , wanita tersebut pindah duduk dibelakang karena akan dipakai oleh Marissa. Adam mempersilahkan Marissa duduk di sampingnya . Marissa melihat didalam mobil karena dia tadi melihat wanita yang pindah duduk dibelakangnya . ” Siapa dia Adam…..? ” tanya Marissa dan yang jawab wanita dibelakangnya sambil menjulurkan tangannya kepada Marissa.” Saya Nabilla….sepupu mas Adam …” Adam membenarkan kata-kata Nabilla tapi Marissa kurang percaya karena dia tak pernah mendengar nama Nabilla saat-saat ini dan Adam menghidupkan music di mobilnya dengan pelan lagu kesukaan Marissa dari Rossa terlanjur cinta yang membuat Marissa cukup lega dan ikutan bernyanyi .

Sampai juga mereka di Tempayan Heritage dan mereka segera memesan makanan , tapi telepon berbunyi dari hape Marissa ternyata dari pek direktur Antoni yang meminta setelah makan segera balik banyak yang ditanyakan masalah keuangan dari Marissa kepala keuanganya dan Marissa menyanggupi .Makan mereka terburu-buru karena tak mau kepikiran dengan bos Antoni dan begitu selesai Marissa langsung membayarnya karena dia tahu kalau Adam sedang menipis keuangannya .

Marissa lagsung menuju kantor menemui direkturya, Marissa mempersiapkan data rugi laba perusahaan sebagai laporan kepada bos mudanya. Kepuasan terpacar diwajahya karena melihat hasil kerja Marissa yang tersipu-sipu.

Antoni : ” Kerjamu bagus untuk tunainya sudah siapkan di kasir….? ”

Marissa : ” Inggih pak sudah siap berada di kasir….apa segera dipakaikah……? ”

Atoni menmbicarakan keperluan untuk mengadakan tour dan memanggil bagian humas serta sekretarisnya untuk rapat selama dua jam membicarakan rencana tour . Tour yang hanya untuk lingkungan kantor alat tulis dan perecanaan skipsi serta tesis ” Adi Guna ” kantor Marissa yang berlatar belakang percetakan begitu sangat sigap karena selama lima tahun baru sekarang kelihatan kemajuanya makanya akan melakukan tour. Marissa yang punya hobi menulis tentunya akan membuat buku cerita yang akan diedarkan di sekolah-sekolah tentang liburannya yag akan menambah penghasilanya serta merupakan wawasan kantor Adi Guna sebagai percetakan yang bagus .

Ibu Mulyani selaku kasir kaget buka main karena dia barusan memergoki Adam kekasih Marissa bermesraan di mall, Adam yang kaget karena ada rekan kerja Marissa melihatnya pura-pura menjatuhkan kunci mobilya dibawah meja dan langsung mengambilnya. Ibu Mulyani mecarinya dan segera menelepon Marissa tentang Adam kekasih Marissa. Ibu Mulyani mengubernya tapi tak ketemu dan malah kembali ke kantor Adi Guna buat laporan kepada kepala keuangan yaitu Marissa .

Adam teryata berselingkuh dengan Nabilla yang mengaku keponakan Adam yag sudah keluar di parkiran dan mengamati kasir PT Adi Guna dan langsung keluar dari area parkir. Marissa medengar cerita Ibu Mulyani degan seksama karena dia sudah curiga sejak pertama melihat Nabilla yang kemungkinan bersama Adam saat ini . Marissa menelepon Adam ketika menuju kantor Adam ” Wisanggeni ” yang bergerak di bidang telekomunikasi dan menunggu Adam menemuinya. Ternyata Marissa meminta kunci mobilnya yang dipakai Adam dan Marissa memakaianya sedagkan mobil kantorya dibawa drivernya mereka sama-sama pulang ke Adi Guna .

Mobil sport wara merah itu adalah mobil Marissa yang dipijamkan kepada Adam karena Marissa mendapat invetaris dari kantor Adi Guna dan mobil tersebut akan di taruh di garasi rumahnya setelah dibersihkan serta di vacum.

Marissa merenung tentang langkahnya yang dengan cepat melakukan tidakan kepada Adam, yang membuatnya bingung dan Marissa hanya mengucapkan kata ” putus ” saja yang sekarang malah sudah di blockir dari whatsapp, meski tangis Marissa dalam hati sangat membuat sakit dua hari serta berat badan Marissa turun dratis hingga berat badanya mejadi 47 kg dalam minggu ini. Direktur Adi Guna sampai menjenguk di rumah dengan sakitya Marissa yang sangat vital di kantor.

Diam-diam Antoni tertarik sama Marissa yang sangat loyal terhadap perusahaanya , dalam usaha mecari penyebab Marissa sakit dia mendapatkan info dari Wisangeni kalau Marissa yang memutuskan cintanya karena Adam berseligkuh dan sudah beberapa orang melihat kedekatannya dengan Nabilla karyawan baru Wisanggeni. Antoni merasa lega berarti dia berhak memacari Marissa yang sedang galau.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Support Kami Dengan Mematikan Adblock