Kehidupan

Hilangnya Kepercayaan Pada Pemerintah

Ririn membaca berita di internet dan melihat sendiri situasi di daerahnya yang kacau balau, dimana banyak terjadi kejadian demonstrasi kepada pemerintah dengan rakyatnya. Ririn nyaris tak berangkat kuliah karena Simpang Lima terutama jalan Ahmad Yani dan jalan Pahlawan ditutup karena terjadi demo . Rakyat merasa jengkel kepada pemerintah yang menaikkan gaji DPR padahal mereka kerjanya joget-joget .

Negara rancau nasib rakyat tak terpikirkan pajak naik yang memicu kemarahan serta menimbulkan huru-hara sementara DPRnya kerjanya kurang pasti dan rakyat merasa terbebani sedangkan kepolisian melakukan tindakan yang kurang mendukung trakyat.

Ririn membaca di internet tentang negara Nepal yang terjadi huru-hara juga ,mereka tak mempercayai kinerja pemerintah lagi dan melakukan aksi unjuk rasa dengan merusak bangunan serta membakar kendaraan dan gedungnya sekalian dimana pemerintah melakukan korupsi dan ekonomi yang sudah lama menekan rakyat hal ini mengakibatkan rakyat marah karena media sosial juga dilarang dilarang digunakan sehingga pemerintah tak mampu membendung amukan rakyatnya .

Perancis bergolak dengan kepemimpinan pemerintah dan demo mewarnai kekisruhannya. Pembakaran gedung dan bangunan merupakan bentuk ketidak percayaan . Ribuan pekerja lintas sektor mulai dari guru , sopir kereta api , apoteker hingga staf rumah sakit menghentikan aktivitas mereka .Tidak hanya pekerja para pelajar juga ikut memblokir pintu masuk sekolah menengah sebagai bentuk perlawanan terhadap rencana pemotongan anggaran pemerintah.

Timor Leste ikut membara kemarahan Demonstrasi yang dipimpin mahasiswa menentang pembelian bernilai jutaan dolar ini telah menarik ribuan orang minggu ini di ibu kota Dili, dengan para pengunjuk rasa dan polisi bentrok selama dua hari berturut-masing..

Beberapa kejadian di berbagai negara perlu disikapi dengan seksama . Ririn mengumpulkan rekan-rekannya dan melakukan doa bersama agar pemimpinnya tak goyah dengan amarah rakyatnya yang merajalela . Negara besar , Negara Berkembang serta negara Kecil semuanya hampir sama tentang jenis demontrasinya yaitu tak percaya dengan pemerintah. Terus bagaimana dengan Perguruan Tingginya…? Rakyatpun menjadi gusar dimana oknum menyalah gunaskan wewenangnya dengan mengatur Universitas oknumnya siapa lagi kalau bukan pemerintah.

Ririn yang seorang menwa hanya mengumpulkan mereka berada di kampus dan melarang keluar karena diluar sedang tidak baik-baik saja. Mereka menyanyikan lagu kebangsaan serta berdoa bersama semoga negara ini bisa mengendalikan amukan masa . Ririn masih percaya negara masih memiliki polisi dan pegawai pemerintah yang baik. Cuma sekarang perlu berhati-hati dengan rakyat yang disusupi oleh manusia jahat ber temperamen gokil .

Semua tertawa mendengarkan seruan Imron ketua menwa dan Ririn wakilnya yang bisa membuat tertawa disaat-saat kritis seperti ini. “Unite the Kingdom” terjadi kerusuhan, menyebabkan 26 petugas polisi terluka dan 25 orang ditahan karena kekerasan. Demonstrasi ini dipicu oleh ketegangan politik terkait isu imigran dan diikuti oleh sekitar 150.000 orang, dengan tuntutan perubahan pemerintah, pembubaran parlemen, dan pemilihan umum baru. Apakah kita menginginkan pemerintahan yang babak belur…?

Setiap kita demontrasi pasti terjadi bentrokan dan bentrokan tersebut akan menjadi huru-hara , di dunia ini sangatlah kritis serta mudah meledak-ledak. Bukti sejarah saja bisa dirobah dan dikatakan tidak benar bahkan Indonesia sendiri pernah dijajah Belanda dan itu dikatakan tidak menjajah bahkan membantu dari keadaan tak maju biar menjadi negara maju…kan itu aneh. Jelas-jelas Belanda ingin menguasai rempah-rempah kita kok dan ingin mencaplok Indonesia berhubung jaraknya begitu jauh jadinya harus pelan-pelan, tapi itu semua ulah siapa…? Ya itulah hidup ….kalau kita tak percaya pada pemerintahan tentulah harus percaya kepada Tuhan .

Sementara itu, Muhammad Faisal, peneliti keamanan Asia Selatan di University of Technology Sydney, menilai serangan Israel terhadap Qatar beberapa waktu lalu menjadi salah satu pemicu terjadinya kesepakatan antara Pakistan dengan Arab Saudi.

Serangan Israel di Doha, Qatar memicu rapat darurat negara-negara Arab dan Islam. Negara-negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC) yang terdiri atas Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan akan mengaktifkan mekanisme pertahanan bersama.

Dia menuturkan, rangkaian peristiwa tersebut telah memperburuk kecemasan keamanan negara-negara Teluk sekaligus mengikis keyakinan terhadap payung keamanan AS sebagai perisai utama. Jadi disini intinya kita sedang mengalami krisis kepercayaan dengan berkecamuknya negara-negara tersebut dan Negeri kita ikut bergoyang sendiri dengan rakyatnya yang bergoyang, kalau goyang dangdut masih okelah tapi kalau goyang demontrasi naudzubillah .

” Begitulah rakyat , kalau seruannya tak di dengar oleh wakilnya jadi lebih beringas dan lebih membara kemarahannya tak cuma di Indonesia di luar negeripun sama saja seperti yang diucapkan Ririn wakil kita di kampus, maaf sebelumnya saya datang terlambat karena kekisruhan ini yang menyebabkan macet dimana-mana dan saya hanya ingin lekas sampai di kampus agar kampus aman dari tindakan yang tak diinginkan” suara Imron sangat lantang dan membuat kampuspun menjadi nyaman.

Kalau Jakarta bermasalah pasti lekas sampai di telinga rakyat dan semua kota bergolak…ikut demo dari kota besar ( Jakarta ) dengan segudang masalah karna lambannya wakil yang mungkin harus di godog dulu keinginan rakyat, kita itu sudah tak digodog lagi…kita sudah gosong kehabisan air dan minyak sampai meledak kompornya mremen ke macam-macam persoalan yang tak terselesaikan …marilah kita bersama-sama mendinginkan fikiran kita dan jangan lakukan anarkilah…! Ririn tak kalah memberikan suara dikampusnya dan selanjutnya mereka disuruh membubarkan diri karena jam pembelajaran segera berlangsung , demontrasi untuk kampus telah selesai tetapi untuk rakyat akan terus membara .

Kewarganegaraan Malaysia selanjutnya Singapura lalu Filipina diikutiJepang dan Perancis rakyatnya disuruh berhati-hati agar tak mendekati titik rawan permasalahannya gedung DPR . Karna Indonesia sedang bergolak dan para turis wajib berhati-hati . Warga negara Asing turut berhati-hati dan melarang rakyatnya saat ini bepergian menuju Indonesia .

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Support Kami Dengan Mematikan Adblock