Hardi begitu kecewa dengan ayahnya padahal Hardi sangat disayang sama bapaknya tetapi kenapa bapaknya melarang Hardi berpacaran dengan Farida , ya tentu saja ayahnya marah karena Farida adalah seorang janda dan sudah memiliki anak yang sudah besar-besar. Hardi tak peduli karena rasa cintanya pada Farida hingga dia lari mencari kesenangannya sendiri. Istri Hardi mencari di clup-clup malam, dia sangat khawatir dengan suaminya yang begitu penurut pada orang tuanya hingga merasa kesepian sendiri karena keinginan pribadinya merasa tak terpenuhi .
Hardi : ” Ayah aku siap menjalankan tugas yang ayah kuasakan padaku..”
Ayah : ” Yaaa…tetapi ayah akan terus mengawasi semua aktivitasmu itu harus agar engkau tetap lurus dengan aturan yang sudah ayah tata dengan rapi ” Hardi mengernyitkan dahinya karena pasti ayahnya tetap mengutak-atik hubungannya dengan Farida , sebenarnya Hardi sudah curiga terhadap istrinya yang belakangan dekat dengan lelaki lain makanya dia nekat berhubungan dengan Farida yang bisa memberikan pandangan hidupnya
Dengan rasa emosi yang tinggi Hardi mencoba berlari mencari kesenangan yang bisa membuat hatinya terhibur karena istri dianggapnya hanya untuk memberikan keturunan kepada orang tuanya , terus terang dia tak berhasrat pada istrinya dan hanya hasrat kepada Farida seorang janda tapi bisa menggetarkan hatinya . Hardi sendiri tak mengerti mengapa dia bisa seperti ini . Dia berkumpul dengan beberapa teman dan saling curhat tentang keluarganya masing-masing dan ternyata sama merasa tertekan dengan situasi yang saat ini diatur oleh salah satu keluarga dan mereka merasa sangat menjadi hamba yang selalu menurut kepada ibu atau bapaknya . Pendapatan keluarga semua yang atur orang tuanya karena dia adalah keturunan bangsawan jadi segala pendapatan masih diatur keluarga .
Hardi yang berwajah babyface sehingga tampak selalu muda inilah yang benyebabkan teman yang seprofisi menjadi lebih dekat dengannya dan mereka semua berharap agar Hardi mau bersama terus agar kehidupannya lebih kuat, dan akhirnya mereka terjerumus dalam kehidupan yang dia pilih sendiri dan bahkan mereka saling berucap sayang-sayangan karena mereka merasa tidak kuat lagi menahan emosi jiwa yang selalu mengungkung dirinya karena mereka merasa tak bersalah dengan kondisi seperti ini dan akhirnya mereka puas dengan mendapatkan pertemanan yang menyesatkan . Hardi kalau capek dia mulai menggunakan obat bius untuk membantu ketegaran hatinya karena dia merindu dengan Farida tapi dilarang sama bapaknya sendiri apalagi Hardi sudah memiliki istri dan anak yang lucu-lucu tapi karena hatinya butuh seseorang yang bisa memberikan ketenangan hatinya, Farida sendiri dijaga anak-anaknya agar jangan bergaul dengan Hardi padahal Farida sudah cocok dengan Hardi dan bersedia untuk di madu tapi anak-anaknya tak bersedia karena merusak rumah tangga mereka. Hardi yang merasa kesepian karena nafsunya yang terasa berlainan dengan yang lain dan mengambil keputusan untuk memperkuat grup mereka yaitu bercinta dengan sesama.
Hardi lebih kecewa lagi mengetahui istrinya positif berselingkuh dengan seseorang yang amat menyakitkan sekali istrinya m,alah hamil, Hardi memutuskan untuk lari meninggalkan keluarganya dan menjauh dari ayah ibunya yang menjodohkan mereka. Hardi lebih enjoy bersama teman-temannya berhura-hura dengan uang hasil jerih payahnya dan tak diberikan ayah ibunya tidak juga diberikan pada istrinya yang dipakai untuk berselingkuh .
Runyam sudah kehidupan Hardi jarum suntik dan obat-obatan yang selalu dikonsumsi olehnya serta bercinta dengan sesama jenis sehingga badan Hardi sering sakit panas, dan lemas , ketika dia sedang keluar ternyata Farida sedang berbelanja dan mereka bertemu. Hardi yang berjalan sempoyongan Farida tak tega melihatnya dia membawanya kerumah dan minta izin kepada anak-anaknya agar bisa menginap . Anak-anak Farida menyadari keadaan saat itu dan memperbolehkan istirahat dirumah Farida. Farida menjaganya dan merawat Hardi penuh kasih sayang. Anggota perkumpulan sex bebas akhirnya ditinggalkan Hardi .
Anggota sex bebas tersebut terserang penyakit HIV , Hardi yang mengetahui berita tersebut dari televisi menjadi takut, dengan diantar Farida dan anak-anaknya Hardi kerumah sakit untuk mengecek darahnya yang ternyata masih aman( negatif ) . Hardi berterima kasih kepada Farida berkat Farida Hardi masih bisa menjalani hidup secara normal dan dia memohon diri kepada Farida untuk pulang kerumah orang tuanya karena rumahnya terkunci dan ternyata istrinya sudah menikah lagi dan seluruh barang-barang dibawanya pergi.
Ayah Hardi meminta maaf pada Farida dan sekalian melamarkan Hardi untuk hidup bersama Farida , Farida bersyukur karena berkat ayah Hardi hubungan mereka direstui . Begitu juga dengan anak-anak Farida menjadi luluh yang dulunya amat membenci hubungan ibunya dan Hardi yang kini sudah berpisah atas gugatan cerai istrinya yang melaporkan tak memberikan nafkah lahir dan batin dan malah meninggalkannya sementara anak-anak Hardi dimenangkan istrinya dan dialah yang berhak menjaga anak-anak Hardi . Kesadaran orang tua Hardi membuka peluang baik serta mau memberikan usahanya dipercayakan Hardi dan tak mengungkit-ungkit istrinya lagi. Sementara kawan Hardi yang tetap menjadi anggota sex bebas sudah tak lagi menghubunginya dan atas bantuan anak-anak Farida ternyata mereka sudah bubar dan sebagian berada di rehabilitasi kesehatan .
Farida memandang calon suaminya agar tetap membantu usahanya dan bersedia melanjutkannya usaha tersebut agar lebih baik
Hardi : ” Aku akan tetap menjaga usaha bapak dan menerima tugasnya karena engkau disisiku sehingga aku aman karena tidak terikat dengan pemaksaan ayah maupun ibu ” Hati Farida menjadi tenang dan mempersiapkan pernikahannya secara sederhana tetapi ayah Hardi tetap mengadakan pesta besar-besaran karena telah salah memilihkan menantu dan memberikan puliang kepada Farida agar menjaga putranya dengan baik. Hardi mendengar berita dari publik kalau grupnya sudah bubar serta mengetahui ereka meninggal dunia secara perlahan karena disebabkan penyakit HIV yang menggerogoti kekebalan tubuhnya. Farida bersyukur karena Hardi tak lagi berhubungan dengan mereka semua sejak Hardi melamar Farida.
Hardi kini merasa nyaman tetapi dia merasa rindu dengan anak-anaknya , ingin rasanya memeluk kedua anaknya padahal Farida memperbolehkan serta bersedia menemui mantan istri Hardi agar memberikan waktu kunjung kepada anak-anaknya. Tetapi karena istri Hardi bercerai lagi dengan suaminya maka Farida untuk sementara melarang bertemu dengan mantan istrinya duu dan akan segera mengajak anak-anak Hardi untuk berlibur dengan nya dan dipertemukan dengan Hardi yang sangat merindukan anak-anak kandungnya . Masa telah berubah dengan istri yang memiliki kesadaran yang tinggi dan mau menjaga keluarganya akan membuat keluarga itu semakin kuat untuk menatap kedepan dengan rintangan kehidupan yang tentunya bervariasi asalkan dijalani dengan penuh kesabaran serta kesadaran yang tinggi yang akan membuahkan kesuksesan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.




